Showing posts with label Film. Show all posts
Showing posts with label Film. Show all posts

Friday, March 23, 2012

The Chronicles of Narnia Prince caspian

"It started out as a feeling
which then grew into a hope
which then turn into a quiet thought
which then turn into a quiet word
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
And then that word grew louder and louder
till it was a battle cry
I’ll come back when you call me
no need to say good bye

Just because everything’s changing
doesn’t mean it’s never been this way before
all you can do is try to know who your friends are
as you head off to the war

Pick a star on the dark horizon
and follow the light
you’ll come back when it’s over
no need to say good bye

Now we’re back to the beginning
it’s just the feeling and none knows yet
and just because they can’t feel it too
doesn’t mean that you have to forget

Let your memories go stronger and stronger
till they’re before your eyes
you’ll come back when they call you
no need to say goodbye"


Source:

lyrics: http://liriklaguindonesia.net/ost-narnia-the-call.htm#ixzz1pwo5JvU5

file online - unduh: The call - The Chronicles of Narnia Prince caspian.mp3

Sunday, April 17, 2011

Aku Pindah Agama, bukan karena Menghianati Tuhan

Tiga kali saya nonton Film garapan terbaru Hanung Bramantyo, "Tanda Tanya". Tiga kali pula saya treyuh, tertawa, kagum, dan nangis ketika nonton film ini. Heran, ada yang bilang film ini "haram".. kenapa ya?!. Apa karena di film ini mempertontonkan fakta tentang perilaku orang Indonesia yang beratribut Islam?! Aaahhh.... atau haram karena ada orang Islam yang nyaman bekerja di restoran yang menjual BABI, ataauuuu..... ada orang ISLAM yang memerankan YESUS pada saat Paskah?!...

Saya orang yang mencintai Alloh SWT dan mempercanyai-NYa sebagai Sang Pencipta, Sang Maha Agung, Maha Akhir, Yang Maha Kudus. Saya juga setuju dengan apa yang di omongkan oleh Romo gereja di Film itu, "Kehancuran suatu agama dan keimanan, itu disebabkan karena kebodohan umatnya, maka jangan sekalipun Anda berbuat hal yang bodoh".

Agama itu suatu keyakinan, dan berTuhan adalah sebuah rasa. Kenapa film sebagus ini harus diboikot oleh sekelompok orang yang merasa tersinggung?!?.. Lalu, kenapa harus tersinggung?... Malu ya?... melihat fakta, ketika ada scene mengatasnamakan Alloh Maha Besar ... dan merusak, menghancurkan, mengambil yang bukan haknya dan dengan tidak bertanggung jawab pergi begitu sajaaa....

Saya tidak bisa berfikir jernih memahami beberapa golongan yang menentang konsep plurarisme. Plurarisme itu fakta di Indonesia, kita hidup di negri apa seh?... sebuah negeri yang mempercayai 5 agama besar too... apa jangan-jangan saya salah dalam memahaminya ya?.

Aku pindah agama, bukan karena menghianati Tuhan...
tokoh Rika yang murtad diperankan dengan baik oleh Endhita, seorang ibu yang membesarkan anak laki-lakinya yang sholeh dengan cinta kasih dan bekas seorang wanita sholehah, berkrudung dan pernah sakit hati karena dikhianati kesetiannya oleh suaminya karena wanita lain. Ini bentuk protes atas poligami yang diperbolehkan oleh Islam, lalu ia memilih pindah Katolik, karena mungkin dengan alasan di Katolik tidak ada poligami, sehingga ia pernah berkata "Ia pun berjanji untuk menyembuhkanku". sebuah pergolakan batin yang sangat hakiki atas rasa percaya atas kehadiran tuhan. dan setidaknya Rika berani untuk memilih.

Tokoh Suryo yang diperankan oleh aktor kesukaan saya, Agus Kuncoro, begitu pasrahnya bersujut dihadapan Alloh setelah ia memerankan Yesus. Ia hanya pelaku kehidupan yang fana ini.

Atau tokoh Engkong, yang diperankan oleh Hengki Solaiman, seorang Tionghoa yang mampu meyelami sifat-sifat Islam, lebih Islam dibandingkan dengan orang Islam sendiri (maaaluuuu gak seeeehhh)... Lalu Ia mewasiatkan kepada Pin Hen, anaknya untuk memilih. Dan pada akhirnya Pin Hen pun memilih Islam sebagai jalan hidupnya.

Ketika media Film merupakan salah satu media pendidikan alternatif, lalu apa yang bisa diajarkan oleh generasi muda saat ini.. Jika yang dipertontonkan adalah film-film setan.Parahnya, saya tidak mendengar tuuuhhh.... golongan2 yang merasa sakit hati tadi, merasa kepanasan dengan hadirnya film-film yang lebih tidak mendidik. Mosok, bintang "horor" dari negri paman Sam, negri matahari terbit, dan negri gajah putih dibiarkan begitu saja membodohi rakyat Indonesia yang lugu-lugu. PARAAAHhh.........................

sodarawan/sodarawati, tontonan mana yang lebih baik... plurarisme atau pornografi atau setanisme?!

Yang pasti Film karya Hanung ini, adalah melati diantara tersebarnya film-film tidak bermutu (suster keramsalah, kutilanak kesurupanlah... *maaf tidak bermaksud mendeskritkan*).

-salam


Saturday, July 10, 2010

tanah air beta

Judul Film: Tanah Air Beta
Produksi : 2010
Produser: Ari Sihasale
Pemain: Alexandra Gottardo, Asrul Dahlan Griffit Patricia,Lukman Sardi,Yahuda Rumbindi,Ari Sihasale,Robby Tumewu,Thessa Kaunang
Genre : Drama

Sekali lagi Alenia Pictures mempersembahkan film berbobot untuk Indonesia setelah Denias (2006) kemudian drama musikal Liburan Seruu (2008) lalu setahun kemudian disusul dengan King. Dan tahun 2010 rumah produksi yang digawangi oleh pasangan suami-istri, Ari Sihasale-Nia Zulkarnaen lagi-lagi meproduksi film berbobot yaitu Tanah Air Beta. Film ini berdasarkan kisah nyata yang mengangkat tema tentang kehidupan para pengungsi di perbatasan Indonesia-Timor Timur pasca jajak pendapat di Timor Timur. Film yang mengambil lokasi syuting di Nusa Tenggara Timur (NTT) ini layak ditonton oleh keluarga sebagai pengisi waktu liburan sekolah.

Ketika Indonesia-Timor Timur berpisah, perpisahan pun harus terjadi antara keluarga yang saling menyanyangi. Mereka terpaksa harus hidup dalam kondisi dan lokasi yang berbeda. Dikarenakan alasan dan kepentingan yang tidak mereka mengerti, terpaksa Marry (10th) harus hidup dengan Ibunya, Tatiana (29th) di kamp pengungsian NTT bersama ribuan pengungsi lainnya. Sedangkan kakak laki-laki Mary, Mauro tinggal bersama dengan pamannya di Timor Leste. Bertahun-tahun mereka telah berpisah, dan satu cita-cita Mary yaitu dapat bertemu dengan kakanya.

Tatiana mengajar di sekolah darurat bagi anak-anak pengungsi di kamp tersebut. Mary pun bersekolah di tempat tersebut. Mary selalu diganggu oleh Carlo, teman sekelasnya dikarenakan Carlo yang telah sebatang kara sangat menginginkan mempunyai seorang adik perempuan. Sayangnya, konflik yang ditimbulkan antara Carlo dengan Mary kurang begitu menggambarkan bahwa Carlo benar-benar menginginkan seorang adik.

Hingga pada suatu ketika, Mary merasa harus bertemu dengan kakanya yang berada di Negara Timor. Ia pun pergi ke perbatasan tanpa seijin Tatiana, mamanya. Naahh... disini rupanya, cerita antara Carlo dan Mary berjuang untuk menuju perbatasan. Bagaimana Carlo dan Mary dapat berpetualang bersama?... perjalan mereka sarat dengan pesan moral.

Dan apakah Mary dapar bertemu dengan kakanya?...

sebaiknya, tonton sendiri saja Film Bagus





Monday, December 22, 2008

TimeLine

Mengisi waktu luang dengan nonton: selepek biskuit choco, segelas madu+air hangat, bantal dan laptop untuk muter vcdna
Kemarin aku dapet pinjeman film TimeLine, mungkin ini film lama (2004) tapi menurut aku bagi yang menyukai science fiction dan sejarah mungkin film ini layak untuk ditonton lagi ^_^, hehehehe... cari dukungan, soalnya tadi pagi aku promosi ini film, temen-temen di kantor pada bilang "lhaa... itu khan film lama"- dan aku baru nonton tadi malem, heleh...

ada beberapa hal yang buat aku tertarik dengan film ini:
1. aku jadi penasaran ma lokasi di hutan yang dekat dengan castlegard dan terkunci oleh waktu sehingga menjadi semacam mesin waktu.
2. aku jadi teringat ma BramaKumbara, cerita dibalik masa Majapahit, hehehehe... Putri Claire, mungkin Mantili-- Eh, tapi Mantili bukan anak Raja ya? yeee... paling gak Mantili seorang Puteri, khan adiknya BramaKumbara, aku bayangin Brama tu si Arnut. ( maksa banget).
3. ITC, bener gak ya... udah bisa nyiptain alat yang dapat merubah materi berat macam kita nie menjadi kumpulan elektron, sehingga kirim paket kayak kirim fax... namanya juga science fiction. Eh, sapa tahu.. 100 tahun lagi menjadi nyata.
4. Romantis bo... Pas si Crish "protes" ke Marek kenapa sey... kita harus peduli dengan masa lalu-- lalu Marek kasih liat Sarkofagus sepasang kekasing yang berpegangan tangan ke Crish- lalu bilang "mereka membuat sejarahnya sendiri bersama-sama".. wwwheedeeehhhh... so romantic.

TimeLine, menceritakan tentang perjuangan Marek, Crist, Kate, Francois untuk nyelametin Profesor yang terjebak di abad 14. Mereka hanya punya waktu 6 Jam, sebelum penandanya terbakar yang artinya mereka hanya punya satu pilihan yaitu tetap berada di abad 14 dan tidak bisa kembali selamanya. Mereka itu adalah para archeolog yang didonasi oleh ITC untk melakukan penggalian situs castlegard. Nah, pada saat penggalian mereka menemukan benda yang seharusnya belum ada di abad 14 yaitu lensa di sekitar gundukan situs, naah... ajaibnya di catatan kunonya ditemukan tulisannya si Profesor, ada apa ini... kkkk, selanjutnya tonton sendiri ya... bisa dibeli VCD orinya di Gramed kok, ingat yang ori lho... yang bajakan juga ada.

selamat searching ni film dey... jempol-4

-ik

Categories

Labels

zube's verden

Facebookuw

zube's FunClub