Tuesday, January 16, 2007

Beautiful Mind

Film ini bener-bener bikin aku terpesona, bukan lantaran aktornya yang ganteng (jauuuh malah dari standar ganteng). Tapi si John Nash yang diperankan ma..(deuh.. lupa euy ma pemerannya), but at least aktingnya keren abist...

bang John ni mang jenius, 'n Scizophrenia plus (menurutku) cukup ambisius untuk menghasilkan ide-ide original. Sikapnya yang eksintrik dan introvet membuat dia tidak mempunyai teman. Hingga suatu hari, pas di Pricenton dia mempunyai teman, (kalo gak salah) Charles namanya (yang pada akhirnya diketahui bahwa si Charles ini hanya ada di khayalannya saja). Ditambah bang John nie mempunyai kebiasaan aneh, yaitu suka banget nulis rumus-rumus matematika di kaca jendela perpustakaan.

Lagipula, bang John nie sepertinya jarang masuk kuliah deh..mangkanya dia diancam untuk drop out. Eh, apa gara-gara dia gak bisa nyelesaiin tugasnya tepat waktu ya? deuh lupa juga nie ceritanya...(2 tahun lalu euy...).

Tapi yang jelas, ni si John udah ngobrak-abrik teorinya Adam Smith, yang bilang "Semakin tinggi permintaan, semating tinggi pula penawarannya" --> duh, kapitalis banget <-- nie mah namanya nguntungin produser (tapi iya juga seh...mana ada penjual yang mo rugi??)

tapi, ma bang John di bantah...gak betul itu!!! (aku ingat banget pas dia gambarin teorinya: lewat 5 cewek + 5 cowok-- kelima cowok itu ngrebutin 1 cewek yang tinggi langsing dan cantik, trus satu dari lima itu dipilih ma cewek rebutan tadi, nah..cowok sisanya yang berjumlah 4, milih ke-empat cewek sisanya--ya..terang saja ke-4 cewek tsb pada kgak mau <-- mang apaan??, seharusnya ada kesepakatan antara kelima cowok tadi, pasti semuanya bakalan dapat pasangan deh) --> (mungkin) nie, kalo diaplikasikan di dunia perdagangan (Ika sok tahu lho...), ketika ada barang sebanyak 10 buah, dan konsumen (permintaan) ada 15 katakanlah...selama ini khan (menurut Adam Smit) harga barang pasti dinaikkan to...nah, dasarnya kita (gW) orang bego mauuu aja beli ni barang (walaupun harga naik), contoh ekstrim pas lebaran, ato pas kasus langkanya BBM <-- soalna kita selama ini terlanjur pake teorinya bapak Ekonomi dunia sehh...(pelajaran SMP ma SMA aku bilang kalo bapak Ekonomi Sedunia ntu Adam Smith) tahu deh...sekarang gimana?
Padahal nie ye...kalo kta para konsumen sepakat (satu suara) untuk tidak menimbun, mengcollec, atau apalah dengan alasan apapun...harga barang gak akan naik kok...'Nash Equillibrium'
----- mohon komentarnya kalo salah ^^

adegan yang romatis menurut aku
1. pas makan malam --> tentang "luasnya makna cinta" --> gak bisa ditebak, seperti luasnya jagat raya ini <-- sapa yang bisa menebak dengan pasti? noOne

2. Setelah makan malam di balkon, ngeliat bintang --> pada saat John megang tangannya ceweknya (aku lupa namanya) lalu nunjukin rasi payung...

3. Waktu John mendapatkan penghargaan Nobel tahun 1994,

Adegan yang bikin aku ketawa:
1. selesai ngajar, dia mulai tidak percaya dengan orang-orang yang baru ditemuinya
dia memastikan seseorang yang menyapanya dengan bertanya ke mahasiswanya "Do you see him?"


Adegan yang bikin aku terkesan:
banyak --(susah kalo disebutin per spot)

salam,
pollux&castor

2 comments:

Fany said...

aku juga suka film ini...

tapi udah agak2 lupa..
*nonton lagi ah..*

Arif Kurnaiwan said...

Saya nonton film ini 5 kali.

Dahsyat.

Ada teman dekat saya, Andri, menderita penyakit yang sama seperti Nash dalam film ini.

Di film ini, saya mencoba memahami dunia Andri.

Di film ini, saya juga mencoba memahami apa artinya cinta dan kesetiaan.

Luar biasa... pertama kali nonton film ini. Di TIM, Jakarta. Sendirian.

Pulang nonton. Saya ndak bisa berkata apa-apa. Jalan kaki ke Manggarai. Sambil menangis. Masih tercekam.


(*Akhir cerita, saya diselamatkan tukang ojek. Dianter pulang sampai Cilincing. Hehehe*)

Categories

Labels

zube's verden

zube's FunClub