Thursday, February 11, 2016

Tentang aku

Aku jatuh cinta dengan pria manis yang mengajarkanku salam,
Cintaku tak berbalas,
Bertahun-tahun aku masih mencintainya,
Hingga pada akhirnya perasaan itu hilang,
Suatu hari aku bertemu dengannya,
Dan aku jatuh cinta lagi dengannya,
Sayang dia sudah suami orang lain,
Ah,... Andai aku berjuang lebih keras lagi,
Karena hanya laki-laki inilah yang membuat aku merasa jatuh cinta.

Aku pernah dilamar orang dengan kedudukan yang menjanjikan,
Kebutuhan finansial gak perlu dikhawatirkan,
Tapi aku menolaknya,
Lantaran attitudenya terhadapku,
Pas pertama kali bertemu, aku menambahkan daftar sikap laki2 yang kubenci.
Ya, aku membenci laki-laki,
Tapi aku bukan dari golongan yang menyintai sesama jenis.

Aku terpesona dengan pria muda,
Dia menyambut perasaanku,
Inilah pertama kali aku merasakan dicintai dan mencintai,
Tapi, karmakah ini?
Atau anugrahkah ini?
Ketika aku mengetahui kenyataan, semakin aku menyanyangi pria mudaku ini,
Aku percaya Tuhan menitipkannya kepadaku,
Tapi, jalan kami sungguh sulit...
Pada akhirnya ketika cinta pria muda ini tak terbatas sudah,
Aku mulai menyadari satu hal,
Kami tak mungkin bersatu,
Kalopun dipaksakan akan ada yang terluka,
Aku tidak ingin melukai orang2 di sekelilingku.
Ketika aku menikahinya, apakah aku telah mengkhianati kepercayaan ku?
Ketika aku tidak menikahinya, apakah Tuhan akan memarahiku karena tak bisa menjaganya?
Aku bimbang....

Dan akupun pernah melamar,
Melamar orang asing yang tak kuketahui keberadaanya, sosoknya, wujudnya.
Hahaha.. Ya, ini hal tergila yang pernah aku lakukan di bilangan menjelang tiga puluh enam ini.
Saat itu, satu keyakinanku,
Dia orang baik, dan aku tlah jatuh hati dengan niatnya.
Tapi, aku sudah ditolaknya.
Ditolak dengan sangat halusnya, penuh basa-basi.
Bagiku iya itu Ya, tidak itu tidak, ndak ada wilayah abu2.
Bagaimanapun juga terimakasih, karena memilih abu2.

Inilah kisah cintaku,
Jika dibilang cacat cinta terlalu mainstream,
Aku selalu bersyukur untuk anugrah rasa ini dari Tuhan,
Karena ini menunjukkan aku masih hidup.

Depok, Feb 2016
Aku dan bilangan tiga puluh enam

No comments:

Categories

Labels

zube's verden

zube's FunClub